minum air putih

Banyak Minum Air Putih Tapi Malah Sakit? Inilah Penyebabnya!

Minum air putih adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Manfaat minum air sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, namun tahukah Anda bahwa air minum yang tampak jernih belum tentu aman untuk dikonsumsi?

Banyak minum air putih memang baik untuk kesehatan, tetapi jika air putih yang dikonsumsi terkontaminasi bakteri dan virus, dampaknya justru berbahaya bagi tubuh. Kontaminasi dalam air minum, terutama dari tempat air minum seperti air keran dan air yang tidak diolah dengan baik, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius.

Kontaminasi Mikroorganisme dalam Air Putih

Air putih dapat terkontaminasi oleh berbagai mikroorganisme patogen seperti bakteri, virus, parasit, dan jamur. Pencemaran air terjadi ketika air terkontaminasi oleh limbah, zat berbahaya, maupun mikroorganisme, seperti bakteri, virus, atau jamur. Kontaminasi ini sering terjadi pada sumber tempat air minum yang tidak diolah dengan baik atau sistem distribusi yang kurang memadai.

Salah satu bakteri yang sering ditemukan dalam air minum terkontaminasi adalah E. coli. Limbah feses dan urin berperan dalam meningkatkan kadar bakteri E. coli dalam air putih, dan kondisi ini tidak hanya terjadi di sungai, tetapi juga dapat mencemari air sumur di area tempat tinggal penduduk, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta.

dampak-pencemaran-air

Dampak Kesehatan yang Mengancam

Minum air putih sehari memang dianjurkan untuk kesehatan, namun mengonsumsi air minum yang terkontaminasi mikroorganisme patogen dapat menghilangkan manfaat minum air dan justru menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Patogen ini (bakteri, parasit, jamur, dll.) jika tak sengaja dikonsumsi oleh manusia dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan gangguan saluran cerna seperti nyeri perut, muntah, diare, demam, dan masih banyak lagi.

World Health Organization (WHO) mencatat data yang mengkhawatirkan. Data dari WHO, air putih yang terkontaminasi diperkirakan jadi penyebab lebih dari 500 ribu kematian akibat diare setiap tahunnya. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari konsumsi air minum yang terkontaminasi, meskipun seseorang rajin banyak minum air putih.

Gejala Infeksi yang Perlu Diwaspadai

Ketika seseorang minum air putih yang terkontaminasi, beberapa gejala dapat muncul dan menghilangkan manfaat minum air yang seharusnya didapat:

Gejala Umum:

  1. Sakit perut dan kram
  2. Diare yang dapat berlangsung berhari-hari
  3. Mual dan muntah
  4. Demam
  5. Dehidrasi

Infeksi Salmonella:
Menurut World Health Organization (WHO) yang dikutip dari Merieuxnutrisciences bahwa seseorang yang minum air putih terkontaminasi Salmonella maka dapat mengembangkan gejala seperti demam dan diare. Bahkan terkadang membuat seseorang alami mual dan muntah yang biasanya berlangsung 8-72 jam, sehingga manfaat minum air untuk tubuh justru terganggu.

Risiko pada Kelompok Rentan:
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), jika orang yang punya kekebalan tubuh normal mengonsumsi produk berbakteri tersebut, mereka bisa mengalami ruam-ruam di kulit. Kabar buruknya, bila bakteri ini tertelan oleh orang yang sedang sakit (orang yang imunitas tubuhnya sedang lemah), dampaknya bisa lebih parah.

Penyakit serius yang dapat ditimbulkan

Air yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, antara lain:

  1. Kolera – Penyakit diare akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae
  2. Tifus – Infeksi bakteri yang dapat mengancam jiwa
  3. Hepatitis A – Infeksi virus yang menyerang hati
  4. Disentri – Infeksi usus yang menyebabkan diare berdarah
  5. Cacingan – Infeksi parasit yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi
Air-SPAM-Keruh

Bahaya Air Keran

Air keran seringkali menjadi sumber kontaminasi yang tidak disadari masyarakat. Meskipun telah melalui proses pengolahan, sistem distribusi yang kurang baik dapat menyebabkan kontaminasi ulang. Bakteri dan cacing inilah yang berperan aktif menimbulkan reaksi alergi dalam perut. Sehingga para konsumen air keran akan merasakan sakit perut sebagai gejala awal ketidakcocokan air keran untuk tubuh mereka.

Pentingnya Sistem Filtrasi yang Efektif

Mengingat besarnya risiko yang ditimbulkan oleh kontaminasi bakteri dan virus dalam air minum, penting untuk memiliki sistem filtrasi yang mampu menyaring mikroorganisme berbahaya hingga ukuran yang sangat kecil. Sistem filtrasi yang baik harus mampu menghilangkan kontaminan tanpa menghilangkan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Lindungi keluarga Anda dari bahaya bakteri dan virus dalam air minum. Investasi terbaik untuk kesehatan keluarga dimulai dari air yang Anda minum setiap hari.

Mau minum air putih tanpa khawatir virus dan bakteri? Info seputar filtrasi air mentah menjadi air siap minum klik disini.

Sumber:

WHO (World Health Organization) – Drinking Water Fact Sheet
CDC (Centers for Disease Control and Prevention) – Germs That Can Contaminate Tap Water