Perbandingan Air Sumur dan Air PAM

Ada dua jenis air yang paling sering digunakan masyarakat, yaitu air sumur dan air PAM. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan setiap orang pun memiliki alasan tersendiri dalam memilih yang mana untuk digunakan. Untuk penjelasan lebih lanjut, kita mulai dengan...

Air adalah salah satu kebutuhan yang penting bagi segala makhluk hidup, dari untuk minum, mencuci, dan memasak, air tidak jauh dari segala aktivitas manusia. Karena itu, kualitas air juga sangat penting untuk dipikirkan, kualitas air yang buruk dapat menyebabkan segala macam penyakit, dan kualitas air yang baik dapat menyelamatkan nyawa.

Ada dua jenis air yang paling sering digunakan masyarakat, yaitu air sumur dan air PAM. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan setiap orang pun memiliki alasan tersendiri dalam memilih yang mana untuk digunakan. Untuk penjelasan lebih lanjut, kita mulai dengan;

Apa itu Air Sumur?

Air sumur adalah air hujan yang terperangkap di lapisan tanah atau batuan di bawah bumi (akuifer) setelah melalui proses filtrasi alami berupa perjalanannya dari permukaan hingga lapisan bawah tanah.

Pengambilan air sumur dimulai dengan membuat lubang untuk mengakses lapisan akuifer dengan di bor menggunakan mesin (sumur bor) atau digali secara manual (sumur tradisional), lalu ditarik pompa air menuju pipa-pipa yang ada di rumah.

sumber: waterforgood.org

Apa itu Air PAM?

Air PAM adalah air yang dihasilkan melalui proses penyaringan dan pengolahan air dari sungai, danau, atau sumber air baku lainnya oleh Perusahaan Air Minum (PAM) atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Air tersebut akan didistribusi melalui pipa-pipa yang ada di bawah bahu jalan atau pinggir jalan raya langsung menuju pipa-pipa yang tertanam di dalam dinding atau di permukaan dinding luar setelah melewati meteran di depan rumah.

sumber: researchgate.net

Perbandingan Air Sumur dan Air PAM

Akses

  • Sumur dapat dibuat dimana saja.
    • Namun survey lokasi direkomendasikan untuk menjauhi sumber kontaminasi dan mencari lokasi yang aman agar kualitas air tetap terjaga, pengecekan kedalaman air juga diperlukan untuk menentukan bila perlu dibor atau hanya perlu digali, dan di beberapa daerah diperlukan izin dari pihak berwenang untuk mencegah dampak lingkungan.
  • Air PAM tersedia di kota-kota dan lingkungan sekitarnya, dan untuk mengakses air tersebut hanya perlu menghubungi PAM yang akan menyambungkan pipa-pipa air seperlunya.
    • Tetapi penggunaan air PAM bersifat eksternal dan dapat terganggu bila ada kerusakan infrastruktur atau masalah di sumber air, dan juga tidak semua tempat terjangkau dan memiliki akses ke air PAM.

Biaya

  • Air PAM memiliki tagihan tiap bulan yang mencakup biaya produksi, pengolahan dan distribusi air yang dapat menjadikannya lebih mahal dalam jangka panjang dibandingkan air sumur.
  • Air sumur memiliki biaya lebih murah secara jangka panjang karena selain biaya pembuatan yang mencakupi biaya penggalian/pengeboran, material, dan tenaga kerja–yang akan menentukan kualitas sumur yang dibuat, biaya perawatan sumur yang perlu dilakukan secara rutin biasanya tetap lebih murah daripada air PAM.

Perawatan

  • Air sumur memerlukan perawatan untuk menjaga kualitas air seperti penjagaan kebersihan sumur dan lingkungan sekitarnya, pengecekan casing pipa dan dinding sumur supaya bila ada retakan dapat ditangani, dan memastikan pompa air optimal dan di servis secara berkala.
  • Air PAM hanya memerlukan penggantian filter secara rutin dan penjagaan kebersihan tangki penampungan air yang relatif mudah

Kualitas Air

  • Air PAM melalui pengolahan beberapa tahap, seperti pengendapan, penjernihan, pengolahan kimia, dan desinfeksi, dan juga diawasi oleh pihak berwenang, maka bila ada masalah bisa ditangani dengan cepat.
    • Namun, terkadang air PAM dapat mengandung bahan kimia seperti klorin, yang digunakan untuk membersihkan air dari bakteri dan virus, yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan di jangka panjang, dan proses pengolahan juga dapat menghilangkan mineral dan nutrisi bermanfaat.
  • Air sumur memiliki kandungan mineral yang tinggi dan rasanya cenderung lebih segar karena tidak diproses.
    • Tetapi air sumur rentan terkontaminasi bakteri dan zat berbahaya, seperti logam berat dan bahan kimia yang berasal dari limbah pertanian, industri, dan rumah tangga jika tidak dirawat dengan baik atau tercemar.

Ketersediaan

  • Air PAM bergantung pada pipa-pipa PDAM yang dapat menyediakan air tanpa khawatir dengan musim kemarau atau faktor lingkungan lainnya, tetapi bila ada perbaikan pipa atau pekerjaan lainnya maka akses air dapat terganggu.
  • Air sumur bergantung dengan ketersediaan air di lapisan akuifer yang dapat terdampak oleh curah hujan dan faktor lingkungan lainnya.

Kesimpulan

Penggunaan kedua air diatas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, maka untuk menjamin kualitas air aman diminum dapat menggunakan filter air seperti ultra filter aire, filter air tanpa listrik yang efektif menyaring virus dan bakteri, warna dan bau, tanpa menghilangkan mineral dalam air yang bermanfaat bagi tubuh. Air manapun yang digunakan, dengan ultra filter pasti aman.

FILTER AIR MINUM ULTRA FILTER PENYARING AIR SIAP MINUM - Aqualife

sumber: aqualife.id

Referensi