Ikan cupang adalah ikan hias terpopuler di Indonesia, warnanya yang beragam nan menawan, dan perawatannya yang tergolong mudah, membuat ikan ini banyak di jual di toko hewan maupun pinggir jalan.
Sebelum menjadi ikan, setelah menetas cupang akan melalui fase larva yang disebut burayak.

sumber: ikan.info
Dalam tiga hari pertama mereka masih memiliki cadangan makanan dari telur dan sebaiknya tidak diberi pakan tambahan, dan pada hari keempat dan setelahnya burayak mulai bisa berenang dan baru akan mencari makan sendiri
Tentunya burayak memiliki kebutuhan makanan yang berbeda dengan cupang dewasa karena mulutnya yang masih sangat kecil, jenis makanan yang dapat dimakan burayak antara lain adalah:
Infusoria
Infusoria adalah sebutan untuk berbagai mikroorganisme air tawar yang cocok sebagai pakan awal untuk burayak.
Tetapi kandungan nutrisinya yang kurang lengkap membuat pakan ini tidak optimal untuk digunakan secara berlangsungan dan perlu diganti dengan pakan lain setelah beberapa hari.

sumber: minapoli.com
Kutu Air
Kutu air adalah hewan air tawar kecil yang menjadi favorit bagi pembiak ikan cupang karena kandungan proteinnya yang tinggi membantu meningkatkan kecerahan warna ikan. Habitat alami kutu air (seperti jenis Daphnia dan Moina) adalah perairan air tawar seperti rawa, danau, waduk, kolam, hingga genangan air atau sawah.
Perlu diperhatikan bahwa kutu air yang diambil langsung dari alam berisiko membawa bibit penyakit, bakteri jahat, atau parasit yang bisa membuat ikan cupang sakit, dan juga sisa kutu air yang mati di dalam wadah atau akuarium cupang dapat dengan cepat membusuk dan akan meracuni air jika tidak segera dibersihkan.

sumber: ikan.info
Artemia
Artemia adalah jenis udang berukuran sangat kecil, yang perlu di tetaskan sebelum dapat dijadikan pakan. Namun, jika ingin hasil budidaya yang maksimal, maka jenis pakan ini adalah pilihan yang paling tepat.
Dengan kandungan nutrisi yang lengkap, ukuran yang sangat kecil, dan tekstur yang lembut, Artemia akan membuat burayak makan dengan lahap, tumbuh lebih cepat dan sehat, dengan potensi warna yang lebih cerah.

sumber: distankan.bulelengkab.go.id
Kami merekomendasikan EG Artemia dengan teknologi SEP-Art untuk naupli yang bersih dari cangkang karena cyst artemia dilapisi besi sehingga menempel pada stick separator magnet, dan teknologi D-Fense untuk naupli yang bebas bakteri dengan vibrio supresan untuk meningkatkan kelangsungan hidup artemia

sumber: aqualife.id
Referensi



